Wanita akhir jaman
21 Januari 2010 Tinggalkan Komentar
Aku memandang wajah ibu. Berharap ada banyak alasan dan jawaban di sana. Atau setidaknya ada banyak kata untuk menjawab “mengapa”. Tapi wajah ibu terlalu simple. Terlalu mudah menerjemahkan semua tanda Tanya yang tergambar di mataku.
“Ibu sudah tua, Tik…Ibu sudah tidak ingin apa-apa lagi…,”
“Justru ibu sudah tua. Harusnya ibu tinggal menikmati masa tua ibu dengan bahagia,” Aku memberondong ibu dengan alasan-alasan manusiawiku. Yah…apa salahnya. Toh ibu juga manusia. Ibuku wanita, aku juga.
“Memangnya kalau bapakmu kawin lagi, ibu tidak bahagia ?” Jawabnya pelan sambil memandangku penuh ketenangan. Apa ini ?
“Ya tentu lah, Bu. Lalu ibu terus bagaimana ?” Kejarku tak menyerah. Aku belum punya cukup alasan untuk menerima keputusan ibu.





komentar terakhir