Film Animasi Terbaik Sepanjang Masa


Bagi pecinta film animasi, sebentar lagi akan dimanjakan dengan film yang sangat spektakuler, Avatar. Sebagian orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah menyaksikan di bioskop-bioskop.
Lebih dari satu petabyte (1.000 terabyte) penyimpanan digital diperlukan bagi semua komponen yang dihasilkan komputer produksi film garapan James Cameron ini. Hal itu setara dengan sekitar 500 kali jumlah yang digunakan untuk menciptaan dan mengkaramkan kapal bersama penumpangnya dalam hit dari karya Cameron tahun 1997 dan film terlaris sepanjang sejarah, Titanic.
Sementara, sebelumnya orang juga sudah dibuat geleng-geleng kepala dengan film animasi lainnya, misalnya Shrek, Ice Age, Finding Nemo dan sebagainya. Gerakan-gerakan tersebut sangat halus dan natural, serat didukung dengan cerita yang menarik.
Tetapi animasi itu apa sih? Animasi adalah salah satu elemen multimedia yang memang sangat menarik, Sebab, ia mampu membuat sesuatu seolah-olah bergerak. Padahal animasi adalah rangkaian sejumlah gambar yang ditampilkan secara bergantian.
Kata animasi sebenarnya adalah penyesuaian dari kata animation, yang berasal dari kata dasar to animate yang dalam kamus umum Inggris-Indonesia berarti menghidupkan. Secara umum, animasi merupakan suatu kegiatan menghidupkan atau menggerakkan benda mati. Maksudnya, sebuah benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat, dan emosi untuk menjadi hidup dan bergerak atau hanya berkesan hidup.
Sebenarnya, sejak zaman dulu, manusia sudah mulai melakukan teknik animasi, yakni dengan mencoba menganimasi gerak gambar binatang. Hal itu terungkap oleh penemuan para ahli purbakala di gua Lascaux di Spanyol Utara, yang sudah berumur 200.000 tahun lebih. Seperti dikutip dari pasarkreasi.com ditambahkan, Di Eropa pada abad ke-19 sudah muncul mainan yang disebut Thaumatrope. Di tahun 1892, Emile Reynauld mengembangkan mainan gambar animasi yang disebut Praxinoscope. Mainan ini berupa rangkaian ratusan gambar yang diputar dan diproyeksikan pada sebuah cermin sehingga tampak menjadi sebuah gerakan seperti layaknya film. Mainan ini selanjutnya dianggap sebagai cikal bakal proyektor pada bioskop.
Di Indonesia sejak zaman dulu juga sudah ada seni “menghidupkan bayangan”, yakni seni memainkan wayang kulit dan beberapa jenis wayang lainnya.
Meski demikian, bicara tentang film animasi, memang seni itu lahir dan datang dari luar. Negeri ini menjadi tempat migrasi budaya urban tersebut dan mengadopsinya.
Misalnya sosok kartun tikus lucu Mickey Mouse lahir dari ide brilian Walter alias Disney yang semasa kecilnya dulu sering melihat tikus berkeliaran di sekitar ladang milik pamannya. Bersama Mickey Mouse ciptaannya, lahirlah film teamboat Willie yang disusul dengan film-film animasi lainnya, mulai dari Flower and Trees, Snow White and the Seven Dwarfs, Pinochio, Fantasia, Dumbo, Bambi, hingga Toy Story. Film-film animasi itu telah mengusung Walt Disney menuju ke masa kejayaan sebagai seorang bintang di Hollywood.
Film animasi saat ini boleh dibilang menjadi salah satu tambang emas di dunia hiburan. Film jenis ini selalu mampu meraih jumlah penonton yang besar sekaligus menyedot keuntungan yang tak sedikit. Bahkan, kini film animasi tidak lagi diproduksi hanya untuk anak-anak. Sudah ada animasi untuk remaja, bahkan dewasa.
Nah, ini adalah film animasi sepanjang masa terbaik versi Entertainment Weekly seperti dikutip kompas.com. Yakni Ghost in the Shell (1995), Waltz With Bashir (2008), Pinocchio (1940), Kiki’s Delivery Service (1989), South Park: Bigger, Longer & Uncut (1999), The Iron Giant (1999), Akira (1988), Chicken Run (2000), The Triplets of Belleville (2003), Dumbo (1941), Coraline (2009), Bambi (1942), Toy Story 2 (1999), The Incredibles (2004), Beauty and the Beast (1991), Persepolis (2007), The Lion King (1994), UpSpirited Away (2001), WALL-E (2008). (2009),

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: