Sajak-sajak Miftahul Abrori


Engkau gadis kecilku

(Fatimah WS)

Engkau gadis kecilku,
Secepat itukah kau dewasa
Atau aku kembali menjadi kanak
Aku hati yang tak tahu diri
Mempertemukan rasa tanpa perayaan

Aku telah lama memikunkan mata melihat cinta
Menjauhkan telinga dari gurauan kata sayang
Hingga ketika engkau datang
Seperti ingin menggodaku
Tanpa susuk, kau membuatku tunduk
Kujelajahi taman hatimu kaupun berbisik
“Aku bersalah telah mencintaimu.
Tak seharusnya kau terluka bersamaku”

Ah, seharusnya kita bisa saling mencintai
tanpa harus merasa terluka.
Kau terlalu angkuh mengucap cinta
Dan berlalu menembang ungu senja

Akulah sang pemenang
Saat kau menghampiriku dan kembali berbisik
“Cinta baru tumbuh di hati yang rapuh”

Sebutir sajak di meja makan

Saat kau kirim pesan
Mengingatkanku sarapan
Aku telah menyruput teh hangat
Dan membaca sajak yang kau tulis
Sedang sebutir nasi di meja makan
Disantap cicak kelaparan
Meninggalkan sisa tumis kangkung di wajan

Siang itu
Kita menyantap steak di foodcourt
Usai mengajakmu nonton bioskop
Menawar mimpi di pisau dan garpu
Mengungkap cinta yang tak ingin terbagi

Malam ini, temani aku menulis sajak
Sembari menyantap mie godog di perempatan
Mencicipi rasa yang lupa kuselesaikan
Dengan hati terbenam…
Karena malam tak dapat kau taklukkan.

Perihal zonagaulku
aku masih pelajar di smk 1 karanganyar, tepatnya masih kelas dua hehehehehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: